Ubisoft menyelidiki kemungkinan penggunaan teknologi blockchain dalam permainan komputer


Perusahaan asal Perancis Ubisoft, pengembang ternama dan produsen permainan komputer, mempertimbangkan kemungkinan penggunaan teknologi blockchain dalam permainannya. Hal ini dinyatakan oleh Lidwine Sauer, Kepala Studi Analitis Inovasi Strategis di Ubisoft, pada D.I.C.E
Summit yang diselenggarakan di Amerika Serikat pada 21-22 Februari.

Baru-baru ini, semakin banyak orang yang terlibat dalam wilayah kriptokurensi. Ketertarikan global dalam mata uang virtual, yang dikelola oleh algoritma pintar, dibandingkan dengan lembaga pemerintah dan bank sentral, mendorong kita untuk mempelajari kemungkinan penggunaan teknologi blockchain dalam permainan komputer

“Berkat blockchain, para pemain akan memperoleh koleksi digital nyata yang unik dan 100% dimiliki oleh orang tertentu," ucap Lidwine. Ia membandingkan kriptokurensi dengan lukisan foto digital Picasso:" Mencuri sesuatu pada blockchain lebih sulit daripada mencuri Picasso."

Barang koleksi virtual tidak akan menjadi hal baru bagi komunitas blockchain. Cukup untuk mengingat program CryptoKitties, yang secara signifikan memperlambat kecepatan transaksi di jaringan Ethereum karena popularitasnya, dan menghasilkan sejumlah tiruan, contohnya, CryptoDogs.

Barang koleksi digital hanyalah salah satu dari berbagai kemungkinan penggunaan teknologi blockchain. Kami memahami bahwa terdapat sesuatu yang lebih menarik, dan tugas kami adalah menemukan hal yang mengagumkan ini, Lidwine Saure menyimpulkan.

Lidwine menolak memberikan laporan apakah memungkinkan kemunculan barang koleksi dalam blockchain pada permainan Ubisoft dalam waktu dekat.

Komentar