Bank of America memperingatkan ancaman kriptokurensi


Menurut Bank of America, kriptokurensi adalah ancaman terhadap model usaha bank tersebut, yang dapat mengakibatkan kerugian besar untuk bank, surat kabar bisnis internasional Financial Times melaporkan.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyampaikan sebuah laporan tahunan dimana bank terbesar kedua Amerika tersebut mendaftarkan seluruh risiko ekonomi, geopolitik dan operasional yang dapat dihadapi di tahun fiskal yang baru. Dalam daftar tersebut, beberapa kriptokurensi juga termasuk:

"Pengenalan teknologi baru khususnya, layanan internet, sistem pembayaran dan kriptokurensi dapat menjadi sumber kerugian yang besar untuk modifikasi dan adaptasi produk dan layanan yang ada."

Dokumen tersebut juga mencatat bahwa operasional dengan kriptokurensi dapat berdampak buruk pada kemampuan bank untuk melacak pergerakan dana nasabahnya.

Diketahui bahwa Bank of America menghadang kemungkinan nasabah-nasabahnya menggunakan kartu kredit untuk membeli kriptokurensi dan juga membatasi para pengguna divisi pialang Bank of America, Merrill Lynch, kemungkinan untuk investasi terkait dengan aset-aset digital.

"Nasabah harus berhati-hati," kata kepala Bank of America, Brian Moynihan, pada bulan Januari.


Komentar