Soros: Bitcoin adalah sebuah gelembung keuangan namun saya tidak melihatnya jatuh.


George Soros, seorang milyarder dan filantropi terkemuka, menyatakan dengan jelas dalam pidatonya pada World Economic Forum di Davos bahwa ia tidak menganggap investasi dalam mata uang kripto layak dilakukan. Aset-aset digital menurutnya bukan merupakan nilai yang stabil - namun adalah sebuah gelembung (bubble).

"Bitcoin bukanlah mata uang yang dirancang untuk menjadi simpanan yang bernilai stabil. Jika harga berfluktuasi hingga 25% per hari, maka mata uang tersebut tidak dapat diterima, contohnya, sebagai pembayaran. Itu adalah spekulasi yang berdasarkan pada kesalahpahaman," ahli keuangan tersebut menjelaskan.

Pada saat yang sama, milyarder berusia 87 tahun tersebut melihat tidak ada tanda-tanda tumbangnya pasar mata uang kripto dalam waktu dekat dan mamandang positif teknologi blockchain, yang merupakan basis dari mata uang kripto. Secara khusus, ia mencatat bahwa yayasan Open Society miliknya menggunakan teknologi yang sama untuk membantu para imigran berkomunikasi dengan keluarga dan memastikan keamanan dana mereka.

Richard Thaler, pemenang hadiah Nobel dalam bidang ekonomi, sepakat dengan pendapat Soros dan meyakini bahwa "bitcoin dan mata uang kripto lainnya kemungkinan besar adalah sebuah gelembung."

Investor-investor lawas terkemuka - Jim Rogers, Warren Buffett dan Jack Bogle, menyatakan pandangan yang sama terhadap mata uang kripto tersebut.

Komentar