9 Desember - Hari liar baru untuk Bitcoin dengan 200.000 transaksi tak terkonfirmasi.


Lebih dari 200.000 transaksi bertumpuk dalam memori para penambang bitcoin. Meski komisi tinggi, sebagian dari transaksi belum dikonfirmasi selama lebih dari 24 jam. Banyak bursa pertukaran yang kelebihan kapasitas dan muncul keluhan terus-menerus mengenai serangan DDoS.

Meski telah aktivasi SegWit, serta menerapkan Lightning Network, tidak berarti jaringan bitcoin terhindar dari kelebihan kapasitas. Fluktuasi besar dan lonjakan harga yang tinggi mendorong user untuk mengeluarkan Bitcoin dari dompet mereka dan melakukan berbagai operasi yang berbeda.

Hasilnya, ratusan ribu orang yang mengandalkan penggunaan Bitcoin sebagai alat penukaran, yakin bahwa melakukan transaksi yang cepat karena lonjakan harga yang baru akan sia-sia.

Volume penjualan Bitcoin selama beberapa hari terakhir melampaui angka ini hingga 5 kali lipat untuk keseluruhan bulan November.

Jika permintaan untuk Bitcoin berlanjut seperti ini, volume perdagangan harian akan mendekati dan bahkan melampaui level $50 miliar, sama dengan volume perdagangan New York Stock Exchange.

"Saya tidak ingin membahas mengenai kapan pestanya akan berakhir, karena mungkin saat itu kita telah pindah ke Mars. Bahkan ke Jupiter." James Kramer, manajer salah satu hedge fund terbesar, mengomentari situasi ini.

Howard Davis, pimpinan Royal Bank of Scotland, menggambarkan situasi ini sebagai "Kegembiraan diluar nalar." Ia yakin bahwa satu-satunya solusi terhadap permasalahan ini adalah penangguhan perdagangan kontrak berjangka oleh bursa.

Sebagai hasil dari pertumbuhan tak terkendali Bitcoin pada bursa-bursa besar, secara teori muncul peluang besar untuk terbentuknya arbitrasi, namun dalam prakteknya, tidak ada yang dapat menggunakan arbitrasi karena akan menghalangi maestro trading. Cara-cara baru untuk meningkatkan bandwidth jaringan belum ditemukan, oleh karena itu, mustahil untuk mencairkan "kemacetan" yang tercipta dalam blockchain tersebut.

Komentar