Ladang bitcoin terbesar di Hong Kong


Semakin banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang industri penambangan bitcoin diseluruh dunia. Artikel ini dikhususkan untuk salah satu dari ladang industri penambangan tersebut yang beroperasi di Hong Kong.

Pada sebuah wilayah industri didekat pelabuhan besar Hong Kong, yang menjadi salah satu perusahaan penambangan bitcoin terbesar di Asia, secara tenang mengubah daya komputasi menjadi sebuh mata uang digital.

Berlokasi delapan mil dari pusat keuangan kota, di daerah Kwaichung, perusahaan ini menempati wilayah tidak lebih dari sebuah apartemen seluas tiga ruangan. Dari seluruh manfaat peradaban – hanya menempati keseluruhan unit kecil. Rak-rak vertikal dengan ratusan chip ASIC dibangun disini. Chip khusus ini menggantikan komputer bitcoin yang digunakan pada umumnya, dan secara khusus diciptakan eksklusif untuk penambangan bitcoin.

Alat penambangan, terpasang didekat pelabuhan Kwaichung, bekerja sangat tenang – hanya sedikit “suara desing” komputer yang dapat terdengar.

Investor China berada diantara orang pertama yang secara antusias menggunakan bitcoin: di negara ini terdapat kekurangan mekanisme investasi yang lebih tradisional. Bitcoin memberikan solusi bagi beberapa masalah terhadap investor China. Pertama, bitcoin memberikan perlindungan lebih baik dari daya pembelian dari simpanan mereka dibanding yuan, karena suku bunga di deposit tidak dipedulikan oleh pemerintah China. Kedua, memungkinkan kebebasan keuangan yang lebih baik terhadap pembelian dan transfer dana diseluruh dunia dari yuan yang tidak dapat dikonversi dan akun bank, dan memiliki batasan kuat terhadap transfer luar negeri.

Namun, bank sentral China tidak terlalu senang mengenai investasi seputar euforia bitcoin, dan mulai membuat kekacauan. Oleh sebab itu, pertukaran bitcoin China mengalami masa sulit. Namun, penambangan bitcoin dan investasi pada perusahaan tambang masih memikirkan opsi bagi investor China yang ingin berinvestasi dengan mata uang digital.

Tampilan rak dari dekat. Sebagian besar peralatan digunakan pada penambangan untuk satu kelompok investasi dari China.

Oleh karena itu, banyak pengamat yakin bahwa ladang industri bitcoin ASICMINER di Hong Kong hanyalah sebuah permulaan.

Sejumlah daya komputer dari industri bitcoin diciptakan hanya untuk pelaksanaan algoritma bitcoin. Sebagai hasilnya, investor memperoleh sejumlah bitcoin, yang sebanding dengan kontribusi peralatan mereka untuk menyelesaikan masalah perhitungan blok baru. Saat ini, pemilik komputer, yang pertama menyelesaikan masalah, memperoleh 25 bitcoin kurang lebih setiap sepuluh menit.

Mengapa Hong Kong? Karena menarik penambang dengan kedekatan produsen chip asal China dan peraturan liberal, yang tidak menunjukkan masalah terkait dengan peraturan bitcoin di China.

Cairan gelembung adalah sebuah pendingin 3M yang diproduksi ooleh perusahaan untuk mendinginkan pengoperasian chip ASIC.

Ladang penambangan ini dibangun atas permintaan investor China oleh Allied Control Limited. Kar-Wing Lau, wakil presiden perusahaan, dan mengatakan bahwa pengoperasiannya lebih mudah dan lebih efisien dari para pesaingnya berkat teknologi “cairan pendingin”.  Pada umumnya radiator dan kipas yang digunakan untuk menghilangkan suhu panas dari chip komputer. Namun, perusahaan di Hong Kong ini mendinginkannya dengan cairan pendingin khusus yang dikembangkan oleh 3M.

Prosesor yang digunakan pada ladang bitcoin ini dibuat secara khusus untuk penambangan. Prosesor tersebut tidak dapat menjalankan fungsi kalkulasi lain. "Chip ASIC hanya dapat menerima bitcoin, tidak yang lainnya," ujar Lau. "Mengingat laju perkembangan, kita harus terus memperbaruinya".

Radiator besar ini, terpasang diluar perusahaan tambang bitcoin, secara efisien mengalihkan panas yang dihasilkan oleh chip.

Efisiensi adalah yang paling penting. Teknologi pendingin dengan ditanam memungkinkannya untuk menyisakan sedikit ruang antara chip pada perangkat yang diproduksi oleh Allied Control, dan untuk menghemat biaaya ruang sewa.

Teknologi ini juga mengurangi penggunaan daya listrik, dan ini adalah salah satu dari biaya utama untuk penambangan bitcoin. Lau tidak mengungkapkan biaya membangun ladang bitcoin, namun menyebutkan bahwa tagihan listrik untuk pengoprasian penuh pada ukuran ini biasanya mencapai $50.000 per bulan.

"Satu dari pertanyaan terpenting dalam hal keuntungan bisnis adalah seberapa efisiennya perusahaan anda bekerja,” ungkap Lau.

Foto ini menunjukkan rak dari dalam.

Tidak ada seorangpun yang tau apa yang akan terjadi pada bitcoin dimasa mendatang. Saat ini, penggunaan bitcoin hampir tidak diatur, namun situasi dapat berubah. Pemerintah mengkhawatirkan penurunan pendapatan pajak dan kurangnya kendali terhadap mata uang ini. Pihak legislator mulai aktif membahas apa yang harus mereka lakukan terkait mata uang digital independen ini.

Bisnis mendatang terkait penambangan juga masih samar. Hanya terdapat jumlah terbatas dari bitcoin yang tersedia, lebih dari setengah yang telah “ditambang”. Lau membandingkan peningkatan ketertarikan profesional dalam penambangan dengan “arms race”.

Saat aktivitas ini cukup menghemat biaya. Menurut Lau, Allied Control saat ini mempelajari kemungkinan dari platform pernambangan lain. Khususnya, ladang bitcoin yang dibangun didalam SCXU (sea container). Desain tersebut dapat berguna jika regulator tetap mulai mengambil tindakan tegas terhadap mata uang ini.







Komentar